30 Desember 2016

Liligundi Warung Jaje Bali, Menikmati Sajian Jajanan Bali Tempoe Duloe

foto by dewa setiawan
Siang tadi saya berkesempatan mampir ke  Liligundi Warung Jaje Bali. Resto yang unik dan menyajikan beragam jajanan tradisional khas Bali juga aneka kuliner Bali lainnya. Liligundi Warung Jaje Bali berada di Jalan Cokroaminoto Nomer 353, Ubung Kaje, Denpasar Utara.

Kesan pertama yang saya dapatkan saat memasuki resto ini adalah gaya yang diusung dalam furniture dan dekorasinya berupa Bali klasik. Mulai dari meja dan kursi kayu yang terlihat begitu klasik juga ada ornamen-oranamen hiasan seperti lampu gantung yang dibuat dari (guwungan) tempat kurungan ayam yang di rangkai sedemikian rupa hingga menjadi lampu gantung cantik bergelantungan diatas kepala kami. Saya rasa, kesederhanaan dalam nuansa Bali itulah yang ingin restaurant ini tunjukan ke pelanggannya.
lampu dari kurungan ayam, foto by dewa setiawan

Untuk menu di Liligundi Warung Jaje Bali ini terbilang lengkap dengan banyak pilihan aneka masakan khas Bali dan tentunya jajan tradisional Bali sesuai tagline mereka 'warung jaje Bali' yang dalam bahasa Indonesia jaje berarti jajanan/kue tradisional.

Saat tiba disana saya memilih meja untuk 4 orang. Seperti biasa para waiter mempersilahkan saya dan memberikan menu makanan yang mereka sajikan. Karena saya masih menunggu teman saya yang belum datang saat itu, saya putuskan untuk memesan es dawet ha..ha..ha.. memang bukan minuman khas Bali tapi entah kenapa saya ingin saja mencicipi kesegaran es dawet ditengah teriknya matahari dijalanan tadi.
es dawet liligundi warung jaje bali, foto by dewa setiawan

Menunya ada banyak sekali, tapi yang membuat saya tertarik tentu saja jajanan Bali yang menjadi andalan mereka. Kalau kalian ingin tahu apa saja jajanan yang mereka sajikan berikut saya berikan cuplikan menu jajan tradisional di Liligundi Warung Jaje Bali,

ANEKA RUJAK KHAS BALI (Liligundi Warung Jaje Bali)
  • Rujak Serut
  • Rujak Kacang
  • Rujak Gula Pasir
  • Rujak Gula Bali
  • Rujak Kuah Pindang
  • Rujak Cuka
  • Rujak Manis
  • Rujak Wortel
  • Rujak Bulung Kuah Pindang
ANEKA JAJANAN KHAS BALI (Liligundi Warung Jaje Bali,

  • Jaje Bali Campur (Laklak, Lupis, Injin)
  • Bubuh Sumsum Hijau
  • Kolak Pisang Sela
  • Es Bubuh Campur
salah satu halaman menu liligundi warung jaje bali, foto by dewa setiawan

Bagaimana? sudah nggak tahan kan ingin mencicipi nikmatnya jajanan khas Bali sambil ngumpul dengan teman atau keluarga tercinta. Jangan salah meskipun semua serba tradisional mereka menyediakan free wifii yang koneksinya menurut saya luwayan cepat. Kalian datang bawa mobil? tidak usah khawatir karena Liligundi Warung Jaje Bali menyediakan lahan parkir yang cukup luas.

Sekian dulu acara makan-makannya, karena hari sudah semakin sore saatnya untuk pulang dan melanjutkan acara lainnya yang siapa tahu nanti bisa jadi bahan untuk saya tulis di blog.

Salam Blogger Bali

28 Desember 2016

Seminar Trading Bali Membuat Saya Jatuh Hati

Apa kabar kawan blogger dan netter semua? Semoga selalu dalam keadaan sehat dan sejahtera dimanapun kalian semua berada. Terimakasih telah selalu setia membaca setiap artikel yang saya buat di blog ini.

foto by dewa setiawan
Di penghujung tahun 2016 ini saya akan menceritakan satu pengalaman saya dalam mengikuti seminar trading di Bali yang mungkin nanti bisa bermanfaat untuk kalian. Bertempat di Hotel Kuta Central Park yang berada di jalan Patih Jelantik Kuta, saya mengikuti sebuah seminar trading yang diadakan oleh team marketing dari PT. Valbury Asia Future. Saya mengetahui informasi tentang seminar trading di Bali ini dari siaran radio Phoenix Radio Bali. Siang itu seperti biasa saya bersantai sambil menikmati secangkir kopi dan mendengarkan tangga lagu barat dari Phoenix Radio Bali. Beberapa saat kemudian saya mendengar wawancara penyiar radio tersebut dengan seorang wanita (belakangan saya tahu kalau nama beliau Ibu Ellyzabeth Bulan) yang menceritakan tentang trading dan segala hal yang terkait dengan trading.

Siaran tentang seminar trading di Bali itu semakin menarik bagi saya dan sayapun terus mendengarkan dengan serius informasi yang diberikan oleh ibu Ellyzabeth Bulan. Trading bagi saya bukanlah hal yang asing. Memang belum pernah langsung terjun dalam bisnis trading ini namun banyak isu-isu negatif yang saya dengar mengenai trading yang identik dengan gambling (judi). Dalam siaran radio itu Ibu Ellyz (biar singkat saja ya...) memberikan banyak informasi mengenai pengertian trading, manfaat trading, hal-hal yang keliru tentang trading dan semuanya itu semakin seru saya dengarkan hingga sayapun jatuh hati ke trading ini (sebenarnya penasaran).

Selepas siaran itu sayapun segera mendaftarkan diri melalui nomor hotlinenya untuk mendapatkan satu tiket seminar ibu Ellyz di Hotel Kuta Central Park. Dari siaran yang singkat itu saya merasa penasaran dan seperti netter lainnya kalau sudah penasaran ya langsung saja Googling. Dari hasil Googling saya mendapatkan pengertian trading dari berbagai sumber.

Pengertian Trading:
Trading adalah aktifitas Jual (sell) dan Beli (buy) berbagai instrument kontrak dagang dari bursa saham regional maupun internasional untuk mendapatkan keuntungan (profit) dalam jangka waktu yang relatif pendek.

Gimana? keren kan pengertian trading yang saya simpulkan dari berbagai sumber di dunia maya dan buku-buku tentang investasi. Namun jika ada kesalahan dalam pengertian diatas mohon untuk memberikan koreksi ke saya

Kelebihan lainya dari trading di comodity khusunya crude oil ini adalah likuiditasnya yang tinggi dan hampir bisa dipastikan harga saham yang kita beli tersebut tidak akan bisa mencapai titik 0 (nol). Berbeda halnya dengan saham sebuah perusahaan yang bisa saja perusahaannya bangkrut (walaupun persentasenya kecil).

Trading di 3 market sekaligus. Ya benar kita bisa trading hampir 24 jam. Mulai dari jam pasar (market) asia, pasar Eropa hingga pasar Amerika yang paling digemari. Mereka menyarankan untuk masuk pasar jam Amerika (20:00 WITA - 04:00 WIB) saja karena pergerakan harga lebih cepat karena pasar ramai.

Lalu kenapa trading dianggap judi? Inipun mengusik rasa keingintahuan saya. Dalam seminar memang di paparkan berbagai perijinan yang telah dimiliki oleh perusahaan pialang PT. Valbury Asia Futures. Berarti ini legal dong? Menurut saya begitu karena perijinannya jelas dan dilindungi oleh undang-undang. Dan kini saya semakin bingung, orang-orang bilang trading itu judi lalu kenapa di lindungi oleh negara?

Setelah membaca buku ibu Ellen May tentang trading yang berjudul 'smart trader not gambler' saya menemukan jawabannya. trading sama dengan judi adalah kesan yang diberikan oleh para trader-traader yang gagal dalam berbisnis trading. Karena kegagalannya itu mereka (trader gagal) mencoba mencari alasan lain/menyalahkan orang atau sesuatu yang lain untuk menutupi kelemahannya.

Dalam buku bu Ellen May disebutkan dengan jelas bahwa trading bisa menjadi apapun seperti yang kita mau. Trading akan menjadi sebuah bisnis jika dijalankan dengan pengetahuan analisa teknikal dan fundamental yang kuat serta trading plan yang baik sehingga dapat menghasilkan profit yang konsisten. Sebaliknya trading bisa menjadi judi apabila orang yang melakukan aktifitas trading tidak dibekali dengan pengetahuan dan menjalakan pasar berdasarkan insting/kira-kira atau menebak saja, yang mana berujung pada spekulasi yang menyebabkan kerugian yang besar.

Bagi saya trading adalah investasi jangka pendek yang jika dilakukan dengan benar dapat menghasilkan profit yang konsisten. Saya tahu sekarang pasti kalian penasaran kan dengan trading? sebelum melangkah lebih jauh ada baiknya untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai trading dan cara menjalankannya. Di website-website para pialang (broker saham) banyak menyediakan artikel-artikel pengetahuan trading.

Nanti saya lanjutkan lagi ya cerita trading ini, terimakasih telah berkunjung ke blog saya.

23 Desember 2016

Ikutan Seminar Jadi Importir Produk Cina

Halo sahabat online Indonesia, kembali lagi saya rajin posting pengalaman sendiri hehe.. setelah beberapa bulan vacum karena kesibukan bekerja di negeri orang.

Baiklah kali ini saya sharing pengalaman seru saya saat mengikuti seminar bersama importir.com. Namun sebelumnya saya beritahukan kepada teman semua bahwa artikel ini bukanlah iklan/advertorial/sesuatu yang membuat saya mendapatkan upah berupa apapun dari pihak importir.com. Ini 100% sharing pengalaman saja.

Saat sedang menikmati hari-hari liburan dengan secangkir kopi di pagi hari dan ditemani oleh radio kesayangan (phoenix radio bali) kemudian saya buka gadget saya dan mulai memperhatikan status demi status teman-teman. Namun di sela-sela status itu saya melihat iklan facebook dari importir.com. Pada waktu itu iklannya menarik jadi saya tertarik untuk menonton videonya. Kurang lebih isi videonya adalah seorang pria yang berada di pantai dan memperagakan bagaimana cara dia menggunakan air lazy sofa (seperti sofa bersantai yang dikembangkan dengan udara). Dan terakhir dia menyampaikan bahwa produk tersebut dibeli di Cina dengan harga puluhan ribu saja dan bisa dijual di Indonesia dengan keuntungan hingga ratusan ribu.

Iklan itu membuat saya ingin tahu bagaimana ya proses mengimport produk-produk cina ke Indonesia. Ya, seperti yang telah sahabat duga, sayapun mendaftarkan diri dalam seminar importir.org dengan biaya admin sekitar Rp 100.000. Se tahu saya bahwa kita bisa saja membeli produk dari luar melalui situs-situs online milik cina atau negara lain. Namun itu semua tetap dalam bentuk barang yang terbatas untuk kebutuhan diri bukan untuk dagangan.

Oke, akhirnya hari seminar telah tiba dan saya menuju ke sebuah hotel yang berada di Kota Denpasar Bali. Langsung menuju ke ruangan seminarnya. di bagian registrasi di depan disambut oleh mbak-mbak yang cantik untuk penyerahan bukti pembayaran admin. Sayapun masuk ke dalam dan mencari kursi di tengah (maklum jarang berani di depan hehe..)

Adalah Faizal Azfar Al-Edrus yang menjadi pembicara dalam seminar. Beliau memperkenalkan importir.org yang secara garis besar saya anggap ini adalah sebuah komunitas yang dibangun untuk memudahkan seseorang yang ingin berbisnis sebagai importir dengan skala kecil. Kesan seorang importir adalah modal yang besar sekali. nah disinilah mas faizal dengan importir.org menarwarkan berbagai solusi untuk mewujudkan impian sahabat untuk menjadi importir barang-barang cina.

Disampaikan dengan suasana yang fun dan terus terang sayapun merasa terhibur dengan pembawaan mas Faizal ini. Disamping itu banyak ilmu yang saya dapat saat seminar. Mulai dari istilah istilah dalam bidang eksport import, proses mencari barang hingga barang datang ke Indonesia, Berbagai perijinan yang diperlukan seorang importir dll.

Namun sayangnya saya tidak memiliki passion di bidang perdagangan hehe.. apalagi perdagangan besar skala import. Saya lebih senang bisnis online saja. hasilnya kecil tapi lumayan buat beli kacang goreng. Bagusnya lagi semua peserta seminar dimasukan dalam group tertutup reseller importir.org yang bagus juga untuk cari barang cina murah dan dijual kembali.

sekian dulu ya, nanti saya ceritakan pengalaman seminar lainnya 

03 Desember 2016

Film Thailand 'The Billionair' Menginspirasi Pengusaha Muda

film the billionaire
Kemarin sore saya mendapatkan film thailand yang bejudul 'the billionaire'. Film ini menggunakan bahasa thailand. Dari judulnya sudah terkesan di pikiran saya ppasti film ini menceritakan tentang kisah sukses seseorang. Dan benar saja, kisah yang diangkat dalam film ini adalah kisah nyata dari seorang pemuda thailand yang sukses menjadi pengusaha di usia yang amat sangat muda yaitu sekitar 19 tahunan. Tentunya kesuksesannya tidak diraih begitu saja. Banyak halangan dan rintangan yang perlu dihadapinya. Banyak kegagalan yang harus dilewati sampai akhirnya dia bisa mengekspor produk miliknya ke berbagai negara di asia pasifik seperti indonesia, taiwan, malaysia, amerika dll.

Penasaran dengan siapa pemuda thailand ini? ok, biography ini saya rangkum dari wikipedia.com. Pengusaha Muda ini bernama Aitthipat Kulapongvanich atau yang lebih akrab dipanggil dengan Top. Top sangat terkenal di thailand sebagai milioner muda. Produk unggulan yang mengantarkan dirinya ke puncak kesuksesan adalah produk rumput laut goreng yang diberi nama Tao Kae Noi. Namun awal mula kesuksesannya bukan dari produk rumput laut goreng ini, melainkan dari produk kacang goreng.
rumput laut goreng

Pria kelahiran 24 November 1984 ini di tahun 2016 menurut majalah forbes memiliki kekayaan sebesar 390 juta dollar amerika. Atau sekitar kurang lebih Rp.5.000.000.000.000 (5T). Mengawali usaha dengan modal yang didapat dengan cara unik yaitu bermain game online. Karena hobi top adalah bermain games jadi dia mendapatkan uang dari memperjual belikan beragam senjata yang ia dapat ke pengguna game lain.
top ittipat

Hasil dari games itulah yang mengantarkannya untuk berjualan kacang yang digoreng meggunakan mesin. Kacang gorengnya memang sempat laku keras, namun mengalamai banyak masalah hingga akhirnya tob memutuskan untuk berhenti menjual kacang dan berjuang membuat produk baru yaitu rumput laut goreng bersama pamannya.

Kisah film ini saya rasakan sendiri sangat menginspirasi kita sebagai anak muda yang memang harus berjuang menghadapi kenyataan hidup yang tidak semudah yang kita bayangkan sekarang.


cari artikel menarik disini