23 April 2016

Lestarikan Kain Endek, Universitas Dhyana Pura Gelar Endek Fashion Show

Dalam rangka dies natalis Universitas Dhyana Pura (undhira) yang ke 5, banyak acara perlombaan yang di gelar. Namun acara yang menarik perhatian saya adalah Endek Fashion Show yang di ikuti oleh perwakilan tiap-tiap kelas dan program study di UNDHIRA tanggal 20 April 2016 kemarin

foto by: ayu nuresti

Bagi anda yang belum mengetahui apa itu kain endek Bali, saya akan ceritakan sedikit mengenai kain tradisional khas Bali ini. Kain endek adalah kain tenun ikat khas daerah Bali yang memiliki ragam motif yang unik. Saking uniknya motif kain endek ini, pada jaman kepemimpinan raja Dalem Waturenggong di Klungkung, motif kain endek tertentu dianggap sakral dan hanya boleh digunakan oleh kalangan bangsawan saja.

Namun di era kemerdekaan Indonesia, kain Endek mulai berkembang pesat. Kain endek mulai digemari oleh masarakat, meski harganya sedikit lebih mahal. Di era modern ini minat masyarakat terhadap kain endek mulai mengalami penurunan. Ini disebabkan karena banyak pesaing yang memproduksi kain serupa dengan skala besar menggunakan mesin di pabrik.

Usaha pemerintah provinsi Bali untuk meningkatkan kembali minat masyarakat terhadap kain endek tradisional ini terbukti dengan digunakannya kain endek dalam beberapa baju-baju dinas pegawai pemerintahan. Itulah yang mendasari Universitas Dhyana Pura (undhira) mengadakan perlombaan Endek fashion show di dies natalis mereka yang ke-5.

Menurut Ayu Nuresti, mahasiswi program management perhotelan, Universitas Dhyana Pura, Endek Fashion Show kali ini begitu semarak. Dirinya tak menyangka bahwa antusias mahasiswa mengikuti perlombaan ini begitu banyak, mencapai kurang lebih 120 peserta.

"saya sebenarnya malu ikutan lomba seperti ini, bukan karena malu pakek endek nya tapi saya belum pernah mengikuti lomba fashion show, jadi ini kali pertama saya ber gaya ala model di catwalk. Karena teman-teman sekelas mengusung saya, ya akhirnya saya ikut saja" begitu kata Ayu Nuresti menceritakan sambil tersipu malu kepada saya.

Adapun kriteria penilain yang diberikan oleh dewan juri adalah
- Modifikasi Kain Endek
- Rasa Percaya Diri Peserta Saat Diatas Panggung
- Keserasian Antara Make Up dengan Kain Endek Modifikasi Yang Digunakan

Berikut adalah foto dari pemenang perlombaan Endek Fashion Show Undhira. Yang sebelah kiri dengan motif keunguan mendapatkan juara 1 dan di sebelah kanan dengan motif agak orange dinobatkan sebagai juara ke-2
foto by: ayu nuresti
foto-foto kemeriahan saat acara Endek Fashion Show Undhira
foto by: ayu nuresti
foto by: ayu nuresti
foto by: ayu nuresti

foto by: ayu nuresti


Salut dengan kegiatan yang diadakan oleh universitas ini, selain menghibur penonton, juga akan menambah minat dan wawasan dari mahasiswa dan mahasiswinya. Sehingga kain endek tradisional khas bali kita itu tetap ajeg dan lestari. Kalau bukan kita lalu siapa lagi yang akan melestarikan kain endek ini? seperti kata iklan "cintailah ploduk ploduk Indonesia"

Artikel Terkait Lainnya Seputar:



2 komentar:

wah unik ya kainnya.. keren nih

@Rahayu Wiandra
iya mba, ayo dukung dan gunakan terus kerajinan nusantara.
makasi ya dah mampir

Posting Komentar

cari artikel menarik disini