28 Agustus 2013

Pengertian Reksadana

Anda sudah mengenal reksa dana? apa pengertian reksa dana? untuk apa reksa dana itu? saya mencoba mencari beberapa sumber yang membahas mengenai investasi dan saham. Jika anda coba googling maka dengan mudahnya anda akan temukan pengertian reksa dana dengan kata kunci 'pengertian Reksa Dana'.

Salah satu website yang membahas tentang Reksa Dana adalah bisnisinvestasisaham.com. Saya mencoba menghadirkan artikel tersebut agar anda yang berkunjung ke blog dewa setiawan bisa mendapatkan informasi dan wawasan yang lebih.

Pengertian Reksa Dana menurut pada Undang-Undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27): “Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.”

Reksadana ibaratnya adalah sebuah keranjang yang berisi berbagai macam saham yang dimiliki oleh sebuah manager investasi (MI). Saham yang berada didalamnya akan berbeda antara satu reksadana dengan reksadana lainnya, tergantung dari resep masing-masing MI.

MI tersebut akan menjual unit penyertaan mereka kepada masyarakat, dengan membeli unit penyertaan tersebut maka kita mempercayakan pengelolaan dana tersebut kepada mereka. Yang dimaksudkan dengan pengelolaan dana adalah MI akan melakukan transaksi jual beli saham di bursa yang hasil dari pengelolaan mereka akan tercermin dalam harga unit penyertaan yg biasa dikenal dengan NAV / NAB (Nilai Aktiva Bersih).

Berbeda dengan investasi saham, jenis investasi reksadana ini sangat cocok untuk dikelola bagi anda yang memiliki waktu terbatas secara investor strategy dengan menggunakan trading system yang tepat.

Dari definisi di atas, dapat disimpulan bahwa terdapat tiga unsur penting dalam pengertian Reksadana yaitu:

1. Adanya kumpulan dana masyarakat, baik individu maupun institusi
Dengan melakukan pengumpulan dana dari para pemodalnya memungkinkan pemodal-pemodal yang memiliki dana yang minim dapat ikut andil berinvestasi dalam bentuk efek.

2. investasi bersama dalam bentuk suatu portofolio efek yang telah terdiversifikasi
Yang dimaksud dengan efek adalah surat berharga, seperti suratpengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan, kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas Efek, dan setiap turunan dari Efek, baik Efek yang bersifat utang maupun yang bersifat ekuitas, seperti opsi dan waran. Portofolio efek yang dikelola oleh reksa danadapat berupa kumpulan dari beberapa jenis efek (tidak hanya sejenis).

3. Manager Investasi dipercaya sebagai pengelola dana milik masyarakat investor
Manager investasi adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola portofolio efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, tidak termasuk perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yangmelakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Manager investasi bertanggung jawab mengelola dana yang terkumpul dalam reksadana dan bertanggung jawab terhadap setiap kegiatan investasi, mulai dari analisis investasi, pengambilan keputusan,  memonitor pasar, atau mengambil tindakan yang sekiranya diperlukan. MI harus mendapat ijin dari Bapepam LK. MI mendapat imbalan jasa dalam bentuk management fee, performance fee, dan entry/exit fee.

Bagaimana? tentunya kini anda lebih mengenal dan bahkan mungkin tertarik dengan yang namanya Reksa Dana. Semoga dengan artikel yang kita bahas ini bisa membuat anda mau melangkah ke tahap berinvestasi untuk masa depan anda.

Artikel Terkait Lainnya Seputar:



0 komentar:

Posting Komentar

cari artikel menarik disini