20 September 2012

Perusahaan Kapal Pesiar yang Bagus Untuk Bekerja?

by google image
Kebanyakan dari kita, terutama yang ingin bekerja di kapal pesiar memiliki tanda tanya besar dalam hatinya sebelum menentukan pilihan untuk tempat bekerja. Pastinya akan terlintas dalam benak bahwa apakah perusahaan 'A' gajinya besar? bagaimana dengan yang 'B'?

Tetapi tidak sedikit yang lebih memikirkan kesempatan berkarir di perusahaan kapal pesiar yang mereka pilih, daripada hanya sekedar memikirkan gajinya. Sepertinya ini sudah menjadi polemik. Banyak pendapat dari para senior yang telah bekerja di kapal pesiar hingga puluhan tahun menyarankan untuk bekerja di peursahaan tempat mereka bekerja. Namun saat bertemu senior dari perusahaan kapal pesiar yang lain diberikan saran untuk bekerja disana. Bingungkan? ya.. sayapun bingung!

Kenyamanan setiap orang dalam bekerja di satu perusahaan tidak bisa disamakan. Banyak sekali faktor yang menjadi pertimbangan mereka saat memberikan suatu alasan tentang baik atau buruknya perusahaan. Biasanya jika mereka nyaman pasti direkomendasikan, padahal kita sendiri belum tentu nyaman bekerja disana.

Lalu bagaimana cara kita menentukan perusahaan kapal yang baik untuk kita?? berikut ini saya mencoba memberikan sedikit tips yang mungkin kiranya bisa kalian pertimbangkan.

tips memilih perusahaan kapal pesiar untuk tempat mengeruk dollar :-)

1. Diluar sana ada banyak sekali perusahaan kapal pesiar yang membuka lowongan di hotel department maupun di deck department. Cobalah untuk mencari posisi yang kiranya kamu bisa percaya diri untuk melakukannya.

2. Tanyakan pada diri sendiri, apa motivasi mu untuk bekerja di Kapal Pesiar? memang kebanyakan akan menjawab untuk dapat uang banyak. tapi jika orang itu mau bertanya pada hati yang lebih dalam maka akan ada banyak sekali jawaban yang berbeda, so, dengerin kata hatimu.

3. Saya umpamakan disini bahwa kamu memiliki motivasi kerja di kapal untuk bisa mendapatkan karir lebih baik. Nah,, sekarang saatnya kamu mulai tanyakan beberapa teman kamu yang udah pernah ke kapal A, teman di kapal B, C dst..

4. "aduhh.. aku nggax punya temen yang udah pernah kerja di kapal nieh dewa..! gimana dunkz??" Hdehh... hari gini masih kuper? capek dech.. kamu dateng aja ke agent-agent kapal pesiar, banyak anak kapal yang bisa diajak ngobrol-ngobrol disana.

5. Kalau hasil survey kamu sudah terkumpul maka kamu coba simpulkan sendiri. Tentunya semua pasti memiliki plus dan minus masing-masing. ingat brow... tidak ada yang sempurna di dunia ini, kecuali rokok (yahh promosi..) hihihi..

Namun jika kamu sebagai pekerja kapal pesiar yang baru pertama kali naik kapal, tampaknya pendapat teman kamu juga perlu disaring dengan bijak. karena pada intinya kamu belum pernah merasakan bagaimana sulitnya bekerja dikapal.

Jika memang ada posisi yang baik dan kamu lolos pada saat user interview, sebaiknya memang kamu coba saja dulu untuk membuka wawasan kamu tentang bekerja di kapal pesiar. Dan nantinya setelah tau situasi kerja serta pengalaman bekerja di kapal sudah ada, sepertinya akan lebih mudah bagi kamu untuk memilih kapal yang kamu inginkan sebagai tempat bekerja.

Keuntungannya adalah, pada saat kamu melamar di agent perusahaan kapal pesiar tempat dimana kamu ingin bekerja, kamu akan lebih mudah bersaing dengan kandidat lainya yang mungkin tidak pernah ke kapal sama sekali. Dan peluang kamu jadi lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan disana.

Jadi, jangan sia-siakan kesempatan yang ada !!
Lakukan yang terbaik sekarang, maka hasil terbaik akan datang nanti


13 September 2012

Hal Kecil Berdampak Besar Saat Medical Test

foto by google image
Schedule datang mendadak? pasti agak bingung untuk mempersiapkan segala sesuatunya, terutama packing barang-barang untuk 8 bulan kontrak ke depan. Namun saya teringat akan dokumen medical test yang telah expired. Dan benar saja, pihak agent menghubungi saya untuk segera melakukan medical check up ulang.

Awalnya percaya diri saja untuk melakukan test medical ulang. Tetapi saya tidak seserius saat menghadapi medical check up yang pertama. Saat medical yang pertama, saya sangat memperhatikan pola makan, minum air yang teratur bahkan juga melakukan puasa sekitar 8-10 jam.

Pada medical yang kedua saya tetap puasa kurang lebih 8 jam. Namun pada sehari sebelum melakukan re-medical saya secara tidak sadar banyak menyantap gorengan. Saya pikir mungkin tidak masalah, toh juga saya sudah puasa :-)

Dan terjadilah bencana itu :(! saat datang untuk menanyakan hasil medical test ternyata hasilnya belum fit. Dokter menjelaskan kalau masalah saya ada pada tenggrokan. Ternyata di tenggorokan saya ada bakteri. Karena semakin penasaran, jadi saya sempat tanyakan tentang penyebabnya dan tentu saja cara untuk mengobatinya.

Terkuaklah sudah bahwa penyebab bakteri itu adalah karena saya memakan gorengan-gorengan itu. Namun kata dokter, bakteri itu juga bisa berada pada buah yang langsung kita makan kulitnya seperti apel. Nah, dokter menyarankan untuk mencuci dulu buahnya sebelum dimakan. Atau lebih baik makan buah yang terbungkus kulitnya seperti pisang misalnya.

Air isi ulang juga merupakan sebab lain timbulnya bakteri ini. Dokter menyarankan saya meminum air mineral dalam kemasan selama terapi. Cara menghilangkan bakteri ini memang sangat mudah, namun perlu waktu. Saya diberikan obat sekitar 6 butir untuk diminum 2 kali sehari selama 3 hari. Pola makan yang baik juga harus dijaga selama masa pengobatan.

dan setelah 3 hari barulah  bisa dilakukan check ulang untuk tenggorokan saja. Ternyata hanya karena makan gorengan bisa membuat hasil medical saya tidak fit. Uhh sungguh sial. kalau tau begitu saya pasti lebih memperhatikan pola makan hahaa...


11 September 2012

Tips Memilih Koper Untuk Kerja Ke Kapal Pesiar

foto by google image
schedule kamu sudah dateng? atau mungkin Job letter kamu sudah di tangan :-D wahh pasti bahagia sekali rasanya bagi crew yang first contract di kapal pesiar. Hal yang pertama mungkin kamu akan pikirkan setelah itu adalah koper seperti apa yang cocok untuk dibawa berangkat ke kapal pesiar?

seperti halnya kamu, saya pun juga sempat bingung untuk memilih jenis koper yang akan dibawa kerja ke kapal pesiar. saat mencoba shopping di sebuah mall di seputaran Denpasar, disana terdapat banyak sekali ragam jenis, bentuk dan ukuran koper.

beritasatu.com pernah merilis tentang tips memilih koper secara umum. nah lebih baik baca dulu bagaimana memilih koper secara umum ini:

1. Bahan
Koper yang terbuat dari bahan keras menawarkan perlindungan yang lebih kuat. Namun, jika terjadi retak atau penyok akan sangat susah untuk diperbaiki. “Plastik mudah retak,” ujar Saks.

Polikarbonat sangat ringan dan tidak mudah retak, tapi mudah penyok. Petugas pramugari tidak menyukai koper yang keras karena sulit disimpan di atas kabin. Koper yang terbuat dari nylon lebih mudah disimpan serta jika terjadi kerusakan juga mudah untuk diperbaiki.

2. Gagang


Gagang koper yang rusak adalah hal yang paling sering terjadi. “Petugas bandara biasanya melempar koper dengan memegang bagian gagangnya sehingga mudah rusak,” ujar Saks. Gagang yang terbuat dari dua bar lebih kuat daripada yang terdiri dari satu baru. Pastikan memeriksa bagian dalam koper karena gagang koper yang baik biasanya memberikan lebih banyak ruang di dalam koper.

3. Resleting
Petugas bagasi biasanya menyeret koper di lantai sehingga bagian resleting mudah rusak. Resleting besi terlihat kokoh, tapi mudah tersangkut. Semua resleting koper menjadi celah air masuk jika koper kehujanan di troli. Koper yang keras biasanya lebih tahan air, tahan debu, dan lebih kuat terhadap kelembapan.

4. Roda

Petugas pesawat menyukai koper dengan 4 roda. “Koper jenis itu mudah untuk melalui tangga karena bisa melewati jalan tak berundak di samping,” ujar Engasser. Namun, koper dengan 2 roda lebih cocok untuk koper berukuran besar karena mudah untuk bermanuver di sela-sela keramaian.

5. Bentuk

Menurut Smith, koper yang paling buruk adalah yang memiliki bagian belakang keras dan bagian depan lunak, sebab mudah tertekan dan penyok ketika disimpan. Koper dengan bentuk yang bentuk yang rapi dan lapisan luar yang keras tidak mudah rusak ketika proses loading bagasi.

6. Penyimpanan

Barang yang mudah rusak lebih baik disimpan dalam koper yang keras, dan pakaian juga tidak mudah kusut,  menurut Saks. “Salah satu masalah besar bagi kami adalah ketika orang-orang memasukkan barang melebihi kapasitas koper. Sebab, koper mereka akan hancur jika resletingnya rusak.”

7. Harga

“Jika Anda sudah menetapkan harga tertentu, Anda tidak perlu mencari yang lebih baik lagi berapa pun uang yang harus dikeluarkan,” ujar Saks. Saks menambahkan bahwa US$150 adalah harga paling mahal yang dapat Anda keluarkan untuk membeli koper yang paling baik, dan dengan uang US$25 tentu Anda akan mendapat koper dengan kualitas yang kurang, namun itu cocok untuk turis yang jarang bepergian. “Ketika rusak, Anda bisa membeli lagi koper yang murah,” ujar Saks.

Untuk kamu yang bekerja di kapal sebaiknya jangan bawa yang terlalu besar, karena perjalanan kamu kan lumayan jauh. kalau besar-besar bakalan berat juga nariknya. jadi ribet juga kan?

Nah, tips yang lain sebaiknya juga perhatikan jenis bahannya. jangan yang terlalu kaku atau keras. bakalan ribet kamu nyimpennya nanti.

Perlukah ada kuncinya? ehm,, ada beberapa koper sekarang yang menggunakan kunci kombinasi angka langsung pada koper yang terhubung ke resletingnya. boleh juga ditambahkan dengan gembok kecil. tapi tanpa kuncipun tak masalah. asalkan jangan pernah memasukan dokumen original kamu di dalamnya.
Untuk domkumen penting, kamu bisa bawa tas ransel.

happy sailing guys..
see u on board

cari artikel menarik disini