31 Maret 2012

Edit Musik Dengan Audacity

mencari kesana kemari, browsing sana sini tapi memang tidak ada software yang bisa menghilangkan suara penyanyi aslinya di mp3. namun dengan audacity kita bisa meredam suara penyanyi aslinya. walaupun masih sedikit terdengar tapi ya mungkin bisa di coba untuk karaokean.

memang saat browsing software gratisan untuk ganti format mp3 ke karaoke version banyak dari penedia software mengatakan bisa menghilangkan suara penyanyi di mp3. tapi semua itu tidak benar. saya telah coba beberapa, tapi hasilnya bukan menghilangkan suara penyanyi di mp3, tetapi meredam suara penyanyi di mp3. sehingga bisa digunakan untuk karaokean. akhirnya software yang saya sarankan kali ini adalah audacity versi 1.3.12

softwarenya termasuk user friendly. jika kamu bisa ikuti langkah dibawah ini kalau ingin mencoba untuk menghilangkan suara penyanyi di mp3
1. silahkan kamu download file software audacity disini
2. jika sudah berhasil  mendownload, ekstrak file yang ber ekstension zip.
3. open foldernya kemudian akan menemukan file software audacity 1.3.12
4. install di komputer/laptop kamu (biasanya program akan langsung terbuka setelah proses instalasi selesai)
5. kemudian akan terlihat tampilan audacity seperti ini
6. klik file >> open >> pilih file mp3 kamu
7. biarkan proses open selesai hingga muncul tampilan seperti dibawah ini
8. kini saatnya untuk menghilangkan suara penyanyi di mp3, atau lebih tepatnya meredam suara dari penyanyi di mp3 dengan cara, klik effect >> vocal remover
9. biarkan proses remover berjalan hingga selesai.
10. dan akhirnya software audacity version 1.3.12 bisa untuk menghilangkan suara penyannyi di MP3 (bisa di dengarkan hasilnya dengan cara klik tombol play)
11. untuk menyimpannya kamu harus download software lame nya. click disini
12. jika sudah download kemudian di install saja.
13. sekarang mari kita simpan file mp3 yang telah dihilangkan suaranya dengan cara di klik file >> export >> pada file type pilih mp3.

ini contoh lagu hasil editan untuk karaoke ria

stinky- mungkinkah mp3
christian bautista- the way you look at me mp3

sekian dulu infonya ya :-D! jika artikel ini bermanfaat buat kamu, ucapkan trimakasih kamu dengan meng klik satu atau beberapa iklan dari sponsor dewasetiawan.blogspot.com yang ada di sebelah kanan blog atau yang ada di atas artikel.

trimakasih!

25 Maret 2012

Kapal Pesiar Super Besar Singgah di Bali

Pelabuhan Benoa Bali memang sedang di giatkan oleh pemerintah provinsi Bali untuk bisa menyandarkan kapal-kapal pesiar dengan ukuran super besar. Rencana perbaikan pelabuhan ini telah berlangsung dari beberapa tahun yang lalu. Bukti nyata kerja keras semua pihak di pemerintahan dan masyarakat Bali terlihat dengan telah bersandarnya salah satu kapal pesiar terbesar di dunia yang bernama "Legend Of The Seas"

Kapal pesiar Legend Of The Seas ini dulu pernah menjadi kapal pesiar terbesar di dunia dengan panjang 264,3 meter dan bobot 69.130 gross ton. Tentunya dengan ukuran yang super besar ini sangat menyulitkan untuk bisa mendapatkan posisi sandar yang baik agar tidak kandas. akhirnya di tanggal 16 january 2012 dengan bantuan beberapa kapal penuntun, kapal ini dapat merapat di pelabuhan Benoa Bali.

Suatu pencapaian yang luar biasa telah diukir oleh pulau dewata Bali. Hal ini tentunya akan semakin meningkatkan citra bali sebagai tujuan wisata dunia di kancah internasional. Bahkan direncanakan di tahun 2012 ada kurang lebih 38 kapal pesiar besar dan mewah yang akan bersandar di pelabuhan Benoa Bali.

Legend Of The Seas ini mengangkut 3000 penumpang dan 1000 awak kapal yang setidaknya ada 150 crew asal indonesia. Kapal ini berada di Bali sekitar 2 malam sebelum menuju Lombok kemudian Australia.

sekian dulu infonya ya :-D! jika artikel ini bermanfaat buat kamu, ucapkan trimakasih kamu dengan meng klik satu atau beberapa iklan dari sponsor dewasetiawan.blogspot.com yang ada di sebelah kanan blog atau yang ada di atas artikel.

trimakasih!

19 Maret 2012

Cara Menonaktifkan Interactive Services Detection

waduh... akhir minggu ini laptop saya selalu muncul notifikasi dari aplikasi  Interactive Services Detection. jika kalian merupakan salah satu dari pengguna PC/Laptop yang menggunakan sistem operasi Windows 7, maka hal semacam ini akan sangat mungkin bisa terjadi.

akhirnya dengan berserah diri pada Mbah Google cara menonaktifan  Interactive Services Detection inipun akhirnya bisa saya dapatkan. berikut caranya


1. klik start, kemudian pada kolom pencarian ketik 'service'

2. setelah itu klik pada 'service'
3. pada bagian service akan muncul banyak pilihan. nah silahkan cari  Interactive Services Detection (tidak perlu mencari satu persatu. karena file diurut berdasarkan abjad, maka cari saja di huruf i)

4. pada  Interactive Services Detection klik kanan kemudian pilih properti

5. pada startup type yang awalnya 'manual' pilih saja 'disable'
6. kemudian klik apply

akhirnya notifikasi itu tidak muncul lagi. PC/Laptop anda terserang penyakit yang sama? tidak perlu hubungi dokter hahaha cukup dengan langkah diatas.

sekian dulu infonya ya :-D! jika artikel ini bermanfaat buat kamu, ucapkan trimakasih kamu dengan meng klik satu atau beberapa iklan dari sponsor dewasetiawan.blogspot.com yang ada di sebelah kanan blog atau yang ada di atas artikel.

trimakasih!

Gigi ku Sayang Gigi ku Malang

Walaupun dalam medical test yang diberikan oleh quantum tidak diharuskan untuk memeriksakan gigi, tapi saya tetap datang ke salah satu klinik bersama oleh dokter gigi dan dokter bedah mulut di jalan diponegoro denpasar.

Keresahan akan gigi geraham sebelah kanan bawah saya yang dulunya berlubang dan sempat di tambal membuat saya semakin ingin segera mengetahui apa kata dokter tentang hal ini. Tapi dalam hati saya sebenarnya sudah tahu bahwa ini pasti akan dicabut. Meskipun sudah di tambal tetapi sekitar 6 bulan yang lalu tambalan itu lepas. Akhirnya lubang besar mengaga di gigi saya itu.

Datang sekitar jam 7 malam. Klinik si dokter gigi itu sudah penuh sekali. Maklum, mungkin dokter ini favorit karena service giginya yang terbaik di Denpasar (versi dewa setiawan). Langsung menuju bagian receptionist dan melakukan registrasi. Mengisi ini itu dan akhirnya dapat nomer antrian 20. Di ruang tunggu klinik ini ada banyak bahan bacaan. Dari mulai majalah, Koran, brochure, hingga buku-buku tentang kesehatan gigi dan mulut tersaji lengkap dan rapi di meja.

Terlihat sekali bahwa budaya membaca dikalangan masyarakat Indonesia itu masih kurang. Dari sekian banyak orang yang mengantre, tak satupun mau membaca buku. Alasan klasikpun timbul dari benak saya. Mungkin karena mereka nahan sakit, jadi malas membaca. Berbeda halnya dengan handphone. Memang benda itu seperti iklan rexona (setia setiap saat).

Ok.. giliran saya dipanggil nie..! menuju ke ruang dokter dengan perasaan dag dig dug, ternyata didalam dokter tidak sendiri. Ada sekitar 5 dokter pendamping si dokter utama hihi jadi tambah grogi ni hahaha..

Duduk di kursi dengan berbagai perlengkapan periksa gigi. Kemudian si dokter bertanya “giginya kenapa dewa?”, dengan nada malu malu kucing saya menjawab “ anu dok,, gigi saya berlubang.. sudah di tambal tapi lepas lagi”, “coba buka mulutnya..” kata dokter..

Kejadian ini yang paling menegangkan hihihi, setelah di cek akhirnya dokter mengatakan “wah.. harus di cabut nie “ karena mulut masih terbuka, jadi saya manggut-manggut saja. Dokter itu seperti mengambil alat dengan jarum suntik (ternyata itu bius). Menyuntikannya beberapa kali ke gusi saya. Hingga mulutpun seperti mati rasa.

Satu orang dokter memegangi kepala saya. Dokter utama beraksi mencabut gigi saya dokter lain mempersiapkan obat dll. Pokonya seru dan menegangkan lah haha..! sekitar sepuluh detik gigi saya telah tercabut. Meskipun telah dibius tapi rasanya masih sedikit sakit. Darah segar juga terus mengalir. Tapi kemudian bekas cabutan itu di tutup dengan gulungan perban berisi bius lagi mungkin hihi.. kata dokter saya harus gigit terus gulungan perban di bekas cabutan itu sampai 1 stengah jam.

Ada satu dokter perempuan yang mengatakan “ini giginya mau dibawa pulang??” hahaha dengan menahan sakit tapi saya masih bisa tersenyum sambil mengatakan “nggak usah dok.. buat dokter aja dah.. “ hahahahahaha….

02 Maret 2012

Quantum Medical 2 (Test Pendengaran)

kali ini saya harus menunggu sebentar untuk melakukan test pendengaran karena dokternya belum tiba. saya habiskan waktu menunggu sambil ber SMS ria dengan sang kekasih. tak lupa FB, TWITTER dan sedikit browsing menjadi menu menunggu yang paling nikmat. itung-itung menghilangkan jenuh menunggu.

saya kira dokternya bakalan lama. tapi belum ada sepuluh menit dokternya datang dan mempersilahkan saya masuk ke ruangan testnya. sebelumnya memang saya tidak ada gangguan dalam pendengaran. jadi pasti hasilnya baik. saya dipersilahkan untuk masuk ke ruangan kedap suara. di depan saya ada headset besar dan kecil serta berbagai kabel dan tombol.

ruangannya hanya pas untuk satu orang saja. di depan saya ada lubang segi empat tetapi dilapisi oleh kaca. tujuannya adalah untuk melihat instruksi yang diberikan dokter ke saya. sebelum memulai, bu dokter memasangkan headset ke saya. dan menyuruh saya untuk memegang kabel berisi tombol warna hijau. "jika nanti mendengar suara, segera tekan tombolnya", begitu kata bu dokter.

akhirnya kita berdua hanya dipisahkan oleh dinding kaca. saya tidak bisa mendengar suara beliau, tapi dengan gerakan tangannya sepertiya mengisyaratkan untuk bersiap memulai test pendengaran ini. sayapun mencoba mendengarkan dengan baik. saat ada suara dan saya bisa mendengarnya, saya tekan tombol hijau. suara itu bergantian terdengarnya. setelah kanan kemudian kiri kemudian kanan kemudian kiri dst.

awal-awalnya memang mudah sekali. itu karena suaranya keras dan terdengaar jelas untuk saya baik di bagian telinga kanan ataupun kiri. namun lama-kelamaan suaranya makin kecil, semakin kecil dan terus mengecil. hingga saya sulit mendengarnya. sepertinya ada suara yang tidak bisa saya tangkap karena saking kecilnya. tapi untunglah test pendengaran dengan headset besar telah selesai.

tidak berhenti disitu, testpun berlanjut dengan headset yang lebih kecil. jika headset yang besar tepat diletakkan di daun telinga, yang kecil ini diletakan di belakan daun telinga. namun cara melakukan testnya tetap sama seperti yang pertama.

ayo lanjutkan membaca artikel lainnya tentang medical check up. siapa tau bisa bermanfaat untuk anda.!


Quantum Medical 1 (HIV Conseling)

setelah menunggu kurang lebih 5 menit, nama saya dipanggil. segera saja saya menuju resepsionis. kemudian saya diarahkan untuk menuju ke lantai 2 dengan selembar formulir, KTP serta kartu Quantum saya. tepat di lantai dua saya disambut oleh seorang resepsionis yang cantik dan mempersilahkan saya untuk duduk. belakangan saya ketahui ternyata resepsionis itu khusus untuk pelayanan crew dari agen-agen di seluruh bali. dia juga yang mengurusi administrasi crew yang general check up atau re-check up.

Sempat melihat-lihat dekorasi di sekeliling saya. ada satu hal yang menarik perhatian saya. gambar kapal pesiar dari perusahaan AIDA yang dipajang di dinding resepsionis (lantai 2). mungkin itu dijadikan penanda bahwa ruangan ini diperuntukan bagi crew kapal pesiar. kesan bersih dan rapi memang sangat ditonjolkan oleh pihak quantum.

saya mendata ulang, kemudian sayapun di panggil oleh seorang dokter perempuan untuk menuju ke ruangannya. ternyata disitu saya diberikan bimbingan dan konseling tentang penyakit HIV/AIDS. beliau menjelaskan tentang bahayanya, penularannya, cara mencegahnya dsb. sempat merasa takut plus ngeri banget dengerinya. apalagi ibu dokter bilang kalau HIV bisa juga menular dengan perantara pisau cukur. katanya asalkan ada kontak cairan tubuh dengan penderita HIV/AIDS dan diri orang yang tidak terjangkit penyakit, maka orang tersebut berpotensi untuk mendapatkan sumbangan penyakit nan berbahaya di muka bumi ini.

jangan pernah mencoba yang namanya narkoba atau sex bebas. apalagi nanti jika kita bekerja di kapal pesiar akan berkeliling dunia dan tentunya hal-hal semacam itu tidak akan asing bagi kita. intinya adalah kuatkan iman kita. berpikir aja apa yang akan terjadi setelah anda menikmati sex bebas/narkoba. jangan hanya memikirkan enaknya sekarang saja.

kemudian saya diijinkan untuk berbaring di tempat tidur pasien. beliau mengecek tensi darah saya. saat diketahui tensi saya normal, segera beliau menyuntikkan semacam cairan yang berfungsi untuk mengecek TBC. seingat saya bu dokter mengatakan "ini untuk maktub (maaf jika penulisan salah) testnya". tak lama setelah disuntik timbul benjolan di area lengan kanan sekitar tempat disuntiknya itu. dokter mengatakan untuk datang lagi 2 hari untuk mengetahui hasil maktub testnya. Ibu dokter juga mengukur tinggi dan berat badan saya.

beliau mempersilahkan saya untuk kembali ke resepsionis (yang di lantai 2).

baca kelanjutannya disini


Persiapan Awal Sebelum Medical

Memang sesi medical ini adalah sesi yang paling menegangkan bagi saya. kalau sesi interview mungkin kita bisa antisipasi dengan banyak belajar tentang knowledge sesuai posisi yang kita lamar. namun untuk medical tampaknya tak semudah itu, karena saya sendiri tidak mengetahui bagaimana kondisi tubuh saya, apakah ada penyakit? apakah sehat? haduh.. semua itu awalnya sangat mengganggu pikiran saya.

karena saya mendapatkan informasi dari salah seorang rekan di agent, jika kita lulus hingga user dengan nilai yang sempurna sekalipun, namun jika hasil medical menunjukan ada penyakit kronis maka kita akan dianggap gagal! jadi ketakutan dalam diri sempat ada dan terus membayangi hingga saya berusaha berpikir positif saja. mengingat saya bukan perokok, saya jarang minum minuman keras, saya juga tidak mengkonsumsi narkoba, jadi saya yakin pasti lulus.

nah untuk mendapatkan hasil medical check up/general check up yang baik (FIT)berikut ini saya berikan sedikit tips yang mungkin kiranya dapat bermanfaat bagi anda yang akan medical untuk bisa bekerja di kapal pesiar. langkahnya antara lain sebagai berikut,

1. sehari sebelum melakukan medical check up sebaiknya anda melakukan puasa makan (minum boleh). rentang waktunya kurang lebih 10 jam sebelum anda mulai medical. jangan sampai lebih dari 12 jam, karena akan menyebabka gula darah anda terlalu rendah sehingga anda tidak lolos medical.

2. minum air putih sebanyak banyaknya, agar saluran pencernaan anda beserta urin akan bersih dari bakteri-bakteri jahat, hahaha...

3. kata orang minum air kelapa muda sebelum medical dapat membuat hasil medical bagus. jadi saya mencobanya. dan ternyata benar. andapun boleh mencobanya kalau mau :)

4. jangan merokok dan minum minuman keras menjelang hari medical. itu sangat mempengaruhi hasil akhir medical

5. istirahat yang cukup dan jangan begadang agar pada saat di check tubuh anda dalam kondisi prima.

mungkin tips-tips sebelum medical check up/general check up diatas bisa membantu anda. sebenarnya jika anda telah memiliki kebiasaan yang baik seperti rajin berolah raga, tidak minum minuman keras dan tidak merokok sepertinya tidak ada alasan untuk khawatir akan hasil general check up ini. jangan lupa berdoa kepada tuhan yang maha esa agar diberikan kelancaran dalam melalui proses medical check up ini.


Medical Check Up di Quantum Bali

Akhirnya waktu untuk medical tiba. sebenarnya hari untuk medical check up tidak di tentukan dari agent, kita bebas menentukan hari untuk medical asalkan telah melunasi pembayarannya. kebetulan agent kapal pesiar saya memiliki MOU dengan klinik Quantum Bali yang bertempat di jalan raya sesetan. tepatnya sekitar 100 M di selatan pompa bensin Sanglah.

Tanggal 29 februari saya menuju ke klinik Quantum dengan berbekal surat pengantar dari agent kapal pesiar saya. setelah memarkir sepeda motor honda Vario warna hitam silver kesayangan saya, langsung saja security yang ramah segera mempersilahkan saya untuk masuk dan langsung menuju receptionistnya.

langsung saya menyerahkan surat pengantar itu dan mengatakan saya datang untuk medical check up. ternyata petugas di Quantum ramah-ramah dan cantik juga sih.. :P resepsionis itu menanyakan kepada saya, "apakah bapak sudah memiliki kartu Quantum?" saya berpikir sejenak dan langsung menjawab, "oh.. sepertinya ada mbak, karena dulu saya pernah check darah disini" itu kebetulan dulu saya pernah terserang DB. jadi sudah memiliki kartu Quantum, nah bagi yang belum, sepertinya harus membuat terlebih dahulu. biayanya tidak mahal, seingat saya, dulu membayar 20.000 rupiah saja. kemudian resepsionis juga meminta KTP asli dan 2 lembar foto ukuran 3x4 yang colorful.

saya menunggu di deretan sofa panjang yang nyaman dan ruangan yang full of air conditioner, pokoknya mantap. di ruang tunggu juga ternyata ada banyak crew kapal pesiar baik yang baru hiring ataupun yang melakukan re-check up dari berbagai agent di Bali.

bagaimana langkah selanjutnya? apa saja yang akan diperiksa??
baca artikel saya lainya yang ada pada katagori "Medical Check Up"
atau lihat dibawah ini!

cari artikel menarik disini