02 Maret 2012

Quantum Medical 1 (HIV Conseling)

setelah menunggu kurang lebih 5 menit, nama saya dipanggil. segera saja saya menuju resepsionis. kemudian saya diarahkan untuk menuju ke lantai 2 dengan selembar formulir, KTP serta kartu Quantum saya. tepat di lantai dua saya disambut oleh seorang resepsionis yang cantik dan mempersilahkan saya untuk duduk. belakangan saya ketahui ternyata resepsionis itu khusus untuk pelayanan crew dari agen-agen di seluruh bali. dia juga yang mengurusi administrasi crew yang general check up atau re-check up.

Sempat melihat-lihat dekorasi di sekeliling saya. ada satu hal yang menarik perhatian saya. gambar kapal pesiar dari perusahaan AIDA yang dipajang di dinding resepsionis (lantai 2). mungkin itu dijadikan penanda bahwa ruangan ini diperuntukan bagi crew kapal pesiar. kesan bersih dan rapi memang sangat ditonjolkan oleh pihak quantum.

saya mendata ulang, kemudian sayapun di panggil oleh seorang dokter perempuan untuk menuju ke ruangannya. ternyata disitu saya diberikan bimbingan dan konseling tentang penyakit HIV/AIDS. beliau menjelaskan tentang bahayanya, penularannya, cara mencegahnya dsb. sempat merasa takut plus ngeri banget dengerinya. apalagi ibu dokter bilang kalau HIV bisa juga menular dengan perantara pisau cukur. katanya asalkan ada kontak cairan tubuh dengan penderita HIV/AIDS dan diri orang yang tidak terjangkit penyakit, maka orang tersebut berpotensi untuk mendapatkan sumbangan penyakit nan berbahaya di muka bumi ini.

jangan pernah mencoba yang namanya narkoba atau sex bebas. apalagi nanti jika kita bekerja di kapal pesiar akan berkeliling dunia dan tentunya hal-hal semacam itu tidak akan asing bagi kita. intinya adalah kuatkan iman kita. berpikir aja apa yang akan terjadi setelah anda menikmati sex bebas/narkoba. jangan hanya memikirkan enaknya sekarang saja.

kemudian saya diijinkan untuk berbaring di tempat tidur pasien. beliau mengecek tensi darah saya. saat diketahui tensi saya normal, segera beliau menyuntikkan semacam cairan yang berfungsi untuk mengecek TBC. seingat saya bu dokter mengatakan "ini untuk maktub (maaf jika penulisan salah) testnya". tak lama setelah disuntik timbul benjolan di area lengan kanan sekitar tempat disuntiknya itu. dokter mengatakan untuk datang lagi 2 hari untuk mengetahui hasil maktub testnya. Ibu dokter juga mengukur tinggi dan berat badan saya.

beliau mempersilahkan saya untuk kembali ke resepsionis (yang di lantai 2).

baca kelanjutannya disini


Artikel Terkait Lainnya Seputar:



0 komentar:

Posting Komentar

cari artikel menarik disini